DIGITALISASI DAN KONSOLIDASI ORGANISASI, ORMAWA INSTITUT MAHARDIKA GELAR MUBES DAN PEMILU RAYA
CIREBON,
Institut Teknologi dan Kesehatan Mahardika baru saja merampungkan Musyawarah
Besar (Mubes) dan Pemilu Raya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) yang
berlangsung selama dua hari, pada Jumat hingga Sabtu (5-6/12/2025). Mengusung
tema “Digitalisasi Organisasi Mahasiswa, Kolaborasi, Inovasi dan Aksi
Nyata,” forum ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis terkait arah
gerak organisasi di lingkungan kampus.
Kegiatan
Mubes diikuti oleh 80 peserta yang merupakan delegasi dari seluruh elemen
Ormawa, termasuk Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Sementara itu, Pemilu
Raya yang dilaksanakan secara digital diikuti oleh semua mahasiswa aktif
Institut Mahardika sebagai pemilih yang memiliki hak suara.
Nurlaila
Listia, mahasiswa senior sekaligus purna Ormawa, memberikan apresiasi terhadap
jalannya Mubes yang dinilai merepresentasikan nilai-nilai demokrasi yang cukup
baik.
“Setiap
peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan saran tanpa
diskriminasi, dan keputusan diambil melalui mekanisme persidangan,” ujar
Nurlaila.
Harapan
terbesarnya adalah agar hasil Mubes jangan hanya menjadi dokumen yang
diarsipkan, tetapi menjadi acuan kerja nyata yang konsisten, terukur, dan
dievaluasi secara berkala oleh kepengurusan baru. Ia juga berpesan kepada
seluruh mahasiswa agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut bertanggung
jawab dan menjaga keberlangsungan organisasi.
Pada
Pleno III yang memuat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) MPM dan BEM periode
2024/2025, terjadi perdebatan signifikan. Fadelia Viola, Ketua BEM Demisioner,
menyoroti urgensi revisi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta
Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) untuk menyesuaikan dengan dinamika kampus.
“Poin
paling esensial pada GBHO adalah penegasan kembali bahwa arah gerak organisasi
tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga pada aspek pengembangan
kapasitas mahasiswa, peningkatan kebersamaan lintas prodi, dan pembentukan
karakter kepemimpinan,” jelas Fadelia, memastikan Ormawa berjalan adaptif dan
berdampak nyata.
Dari hasil Pemilu Raya yang berbasis digital, didapatkan susunan ketua dan wakil ketua Ormawa terpilih yang akan memimpin Ormawa Institut Mahardika pada periode berikutnya tahun akademik 2025/2026 adalah:
|
Ketua MPM Terpilih |
: |
Rizka Maulidatinnisa (Ilmu Keperawatan/ V) |
|
Ketua BEM Terpilih |
: |
Nurul Aeni (Rekam Medis dan Informasi Kesehatan/III) |
|
Wakil
Ketua BEM Terpilih |
: |
Nessa Nirmala (Informatika/III)
|
|
Ketua dan Wakil Ketua HMPS |
: |
|
|
HMPS Kesehatan Masyarakat |
: |
Nina
Salsabila & Meily Amelia (Kesehatan
Masyarakat /III) |
|
HMPS Ilmu Keperawatan |
: |
Nova
Nabillah & Lili (Ilmu Keperawatan/V & Ilmu Keperawatan/III |
|
HMPS Kebidanan |
: |
Fifi
Lutfiah & Linda Verliani |
|
HMPS Rekam Medis dan Informasi
Kesehatan |
|
Fadhil
Ahyaita & M. Ramdan Diantara (Rekam Medis dan Informasi Kesehatan/V
& Rekam Medis dan Informasi Kesehatan/3) |
|
HMPS Informatika |
|
Nahrul
Hidayat & Iqbal Nur Rizki (Informatika/V & Informatika/III) |
Ketua
MPM demisioner, Septian Pangestu, selaku pihak penyelenggara, kembali
menekankan suksesnya pelaksanaan yang menjamin netralitas panitia. “Setiap
Kepanitiaan Pemilu Diambil dari setiap Delegasi Organisasi Mahasiswa agar
netralitas terlihat jelas. Selain itu, mekanismenya secara digitalisasi agar
mengefisienkan waktu penghitungan suara lebih cepat dan bisa di kontrol dengan
baik,” jelas Septian.
Menanggapi
hasil Mubes dan Pemilu Raya ini, Hendri Rosmawan, M.Kom, mewakili Rektorat,
menegaskan dukungan penuh institusi.
“Rektorat
melalui Bidang Kemahasiswaan akan menetapkan hasil Mubes dan Pemilu Raya dalam
bentuk SK resmi, sehingga seluruh keputusan dan struktur kepengurusan
memperoleh dasar hukum yang kuat,” ujar Hendri.
Lebih lanjut, beliau menguraikan langkah untuk mensinergikan program BEM dan HMPS dengan target Indikator Kinerja Utama (IKU) melalui:
1. Alignment Awal (penyesuaian fokus
program dengan prioritas institusi),
2. Kolaborasi Terarah (mendorong kegiatan lintas ormawa yang berkontribusi langsung pada capaian IKU), dan
3. Monitoring bersama (forum koordinasi rutin agar setiap program berjalan terukur).
“Kami
berharap kepengurusan yang baru ini dapat segera menjalankan amanah untuk
mewujudkan Ormawa yang berkolaborasi, berinovasi, dan memberikan aksi nyata,
serta memperkuat citra kampus,” tutup Septian.