Harumkan Nama Almamater, Atlet Pencak Silat Institut Mahardika Raih Juara di Ajang Internasional
YOGYAKARTA – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Institut Mahardika di kancah internasional. Tim delegasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Mahardika sukses membawa pulang gelar juara dalam ajang bergengsi Indonesia Paku Bumi International Championship 14th 2026 yang diselenggarakan di UGM Lembah Sport Hall, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 4-6 April 2026.
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Paku Bumi EO bekerja sama dengan Kemenpora dan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai penjuru Indonesia hingga mancanegara, termasuk Malaysia dan Vietnam.
Pembina UKM Pencak Silat Institut Mahardika, Fanny Ahmad Mustafid, S.Kom, menyampaikan bahwa prestasi ini adalah bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam bidang non-akademik. Menurutnya, pencak silat sangat selaras dengan identitas kampus.
"Dukungan penuh kampus terhadap UKM ini selaras dengan moto Institut Mahardika yaitu 'Tetap Beda', khususnya pada poin Berbudaya. Pencak silat adalah budaya bangsa. Kami berharap kemenangan ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berjuang mempersembahkan prestasi bagi almamater," ujar Bapak Fanny.
Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada jajaran pimpinan, terutama Rektor Bunda Yani Kamasturyani, S.K.M., MH.Kes, Warek III Bidang Kemahasiswaan Bapak Hendri Rosmawan, M.Kom, dan Warek II Ibu Dr. Andinna Ananda Yusuf, A.Md.Kes., S.E., M.M, atas dukungan moril maupun materiil yang diberikan.
Atmosfer Internasional dan Tantangan di Gelanggang
Salah satu atlet yang menjadi narasumber, Muhamad Septian Ardiansyah Yudhono, mengakui bahwa bertanding di salah satu kampus paling bergengsi di Indonesia dengan lawan dari luar negeri memberikan tekanan tersendiri.
"Tantangan terbesar adalah rasa nervous. Atmosfernya sangat tidak biasa karena ini ajang internasional. Apalagi ada perubahan peraturan krusial di gelanggang, di mana waktu bertanding dipersingkat menjadi 1 menit x 2 ronde. Kami harus benar-benar fokus dan mengerahkan seluruh tenaga serta skill dalam waktu singkat tersebut," ungkap Ardiansyah.
Ardiansyah menambahkan bahwa keberhasilan mereka tak lepas dari chemistry tim yang kuat. Antar atlet selalu saling mendukung, menjaga semangat, dan saling mengingatkan untuk berlatih giat meski harus berbagi waktu dengan jadwal akademik yang padat.
Manajemen Waktu: Prestasi Yes, Skripsi Oke
Menariknya, para atlet tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Mereka secara mandiri mengatur jadwal latihan agar tidak berbenturan dengan kegiatan perkuliahan maupun bimbingan skripsi.
"Kami selalu berkoordinasi. Bagi teman-teman semester 8, kami pastikan jadwal bimbingan dan revisi setelah seminar proposal selesai dulu baru berlatih. Komunikasi dan kerja sama tim adalah kunci utama agar target prestasi dan akademik berjalan beriringan," tambah Ardiansyah.
Daftar Perolehan Medali Institut Mahardika:
Septhian Pangestu (PSIK A Semester 8): Juara 1 Tanding Putra Kategori Mahasiswa Kelas E.
M.S Ardiansyah Yudhono (Informatika Semester 6): Juara 2 Tanding Putra Kategori Mahasiswa Kelas I.
Adistiara Fatwa (PSIK A Semester 8): Juara 2 Tanding Putra Kategori Mahasiswa Kelas C.
Kemenangan ini dipersembahkan para atlet khusus untuk orang tua dan keluarga besar Institut Mahardika. Bagi para atlet semester akhir, gelar juara ini merupakan persembahan indah (kado perpisahan) di penghujung masa perkuliahan mereka.
Institut Mahardika: Tetap Beda, Berbudaya, Berprestasi!