Berita

Implementasi Pembinaan Remaja Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Di RW 03 Karya Mulya Kota Cirebon

Implementasi Pembinaan Remaja Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Di RW 03 Karya Mulya Kota Cirebon
Implementasi Pembinaan Remaja Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Di RW 03 Karya Mulya Kota Cirebon

CIREBON – Masalah kesehatan komunitas bukan sekadar soal penyakit fisik, melainkan juga perlindungan mental dan perilaku generasi muda. Hal inilah yang mendorong mahasiswa Program Profesi Ners Institut Mahardika menggelar program pembinaan pencegahan narkoba di lingkungan RW 03 Karyamulya.


Latar Belakang dan Analisis Wilayah


Pemilihan RW 03 Karyamulya didasarkan pada hasil asesmen awal yang menunjukkan adanya faktor risiko lingkungan. Dengan kondisi pemukiman padat dan terbatasnya pengawasan orang tua karena faktor pekerjaan, wilayah ini dinilai memerlukan intervensi kesehatan komunitas yang spesifik untuk membentengi para remaja dari bahaya pergaulan bebas dan zat adiktif.


Sinergi Strategis: Mahasiswa Ners dan BNN


Kegiatan ini menghadirkan pakar langsung dari Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai narasumber utama. Materi edukasi dan pembinaan disampaikan oleh:

Yana Supriana Nasution, S.Kom. (Penyuluh Narkoba Ahli Pertama).

Pica Astrilia Wardhani, S.I.Kom., M.A. (Penyuluh Narkoba Ahli Pertama).


Muhammad Helmi Bahtiar, selaku Ketua Kelompok Penyelenggara, menjelaskan bahwa sinergi ini sangat krusial. Pihak BNN memberikan penguatan dari sisi regulasi dan data aktual, sementara mahasiswa Ners berperan sebagai fasilitator lapangan yang melakukan pendekatan asuhan keperawatan komunitas, mulai dari pengkajian hingga pendampingan psikososial.


Membentuk Agen Perubahan (Agent of Change)


Target utama dari pembinaan ini adalah meningkatkan pengetahuan serta kesadaran mental remaja. Dengan menggunakan modul interaktif dan simulasi yang telah diverifikasi BNN, mahasiswa berusaha mengubah pola pikir remaja agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya sendiri.

"Kami ingin para remaja di sini memiliki sikap positif dan kemampuan untuk menjaga kesehatan diri secara mandiri," ungkap Helmi.


Apresiasi dan Pesan dari Tokoh Masyarakat


Ketua RW 03 Karya Mulya, Bapak Haji Temu, menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap inisiatif mahasiswa Institut Mahardika ini. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah preventif yang sangat positif untuk membentengi remaja dari perilaku menyimpang. Dalam kesempatan tersebut, beliau menitipkan pesan penting bagi warga:


Bagi Orang Tua: Diharapkan menjadi teladan utama dan memberikan pengawasan yang seimbang, tidak membebaskan tanpa kontrol, namun juga tidak memberikan penekanan yang berlebihan.


Bagi Remaja: Diajak untuk memahami kasih sayang orang tua dan menjaga masa depan agar tidak menyesal di kemudian hari dengan cara menaati nasihat serta menjauhi narkoba.


Harapan dan Keberlanjutan Program


Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah terciptanya lingkungan yang mendukung pencegahan narkoba secara berkelanjutan. Aksi nyata ini menjadi salah satu bukti dedikasi Institut Mahardika dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, sejalan dengan visi transformasinya menjadi Universitas Insan Mahardika

Bergabunglah dengan Institut Mahardika

Jadilah bagian dari institusi pendidikan yang berkomitmen untuk menghasilkan lulusan berkualitas dan berdaya saing global