"Perkuat Kualitas Lulusan, Institut Mahardika Gelar Bimtek Strategis KTI dan Skripsi"
CIREBON, Institut Mahardika – Sebagai upaya nyata dalam meningkatkan standar mutu akademik, Institut Mahardika menyelenggarakan Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Skripsi. Agenda ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kesiapan teknis sekaligus penguatan mental guna menghadapi fase akhir studi yang kerap menjadi tantangan bagi para mahasiswa tingkat akhir.
Rektor Institut Mahardika, Dr. Hj. Yani Kamasturyani, S.K.M., M.H.Kes. dalam sambutannya, menekankan pentingnya determinasi diri dalam meraih kesuksesan akademik. Beliau mengingatkan mahasiswa agar tidak kehilangan arah di tengah perjalanan penyusunan tugas akhir.
"Motivasi itu datangnya bukan dari saya, melainkan dari dalam diri kalian sendiri. Coba ingat kembali tujuan awal kalian berada di sini tiga tahun yang lalu. Jangan sampai komitmen tersebut luntur hanya karena menghadapi tantangan skripsi," ujar Bu Rektor di hadapan para mahasiswa.
Wakil Rektor 1 Institut Mahardika, Nonok Karlina, .M.Kep, Ns, Sp. Kep. MB (Ibu Noki), menegaskan bahwa Bimtek ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau formalitas administratif belaka. Menurutnya, acara ini merupakan bentuk intervensi akademik strategis dari institusi untuk menjamin kualitas intelektual mahasiswa.
"Bimtek ini dirancang untuk membentuk karakter mahasiswa yang mandiri dan kritis. Kami ingin memastikan bahwa karya ilmiah yang dihasilkan nantinya tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga valid, etis, dan memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis," jelas Ibu Noki.
Guna mencapai target tersebut, pihak kampus mendorong mahasiswa untuk memulai persiapan literatur dan metodologi setidaknya enam bulan sebelum semester genap dimulai. Langkah proaktif ini diambil agar proses bimbingan berjalan lebih efektif dan terstruktur.
Dalam teknis pelaksanaannya, Bimtek ini menghadirkan pemateri dari jajaran dosen internal yang kompeten di bidangnya. Materi difokuskan pada penguasaan teknik penulisan ilmiah yang benar agar mahasiswa tidak terjebak dalam revisi berulang akibat kekeliruan administratif maupun teknis.
Ibu Noki juga mengantisipasi mahasiswa agar seluruh proses penulisan wajib merujuk pada Buku Panduan Kampus Mahardika. "Kami meminta mahasiswa tidak mengambil format sembarang dari internet. Standar penulisan harus seragam sesuai pedoman institusi untuk menjaga orisinalitas dan integritas karya," tambahnya.
Melalui program ini, Institut Mahardika berharap para calon lulusan mampu menuntaskan masa studi dengan hasil yang maksimal. Kampus telah menyediakan infrastruktur dan pendampingan yang mumpuni, kini tantangan ada pada kedisiplinan mahasiswa untuk mengeksekusi rencana penelitian mereka secara profesional.