Informasi

Siaga 24 Jam, Mahasiswa Institut Mahardika Jadi Garda Terdepan Posko Mudik di Kota Cirebon

Siaga 24 Jam, Mahasiswa Institut Mahardika Jadi Garda Terdepan Posko Mudik di Kota Cirebon
Siaga 24 Jam, Mahasiswa Institut Mahardika Jadi Garda Terdepan Posko Mudik di Kota Cirebon

CIREBON,  Institut Mahardika — Di tengah hiruk-pikuk arus mudik yang memadati jalur pantura, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KSR PMI Institut Mahardika mengambil peran krusial. Bukan sebagai pemudik, melainkan sebagai relawan medis yang bersiaga di titik-titik rawan kecelakaan di wilayah Kota Cirebon.

Keterlibatan aktif para mahasiswa ini dimulai sejak Senin (16/3) dan direncanakan akan terus berlangsung hingga arus balik pasca-Lebaran usai. Mereka bersinergi dengan berbagai instansi lintas sektoral dalam skema pengamanan mudik terpadu.

Kehadiran relawan KSR PMI Institut Mahardika memperkuat formasi di posko pengamanan yang diisi oleh personel PMI Kota Cirebon, TNI-Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), BPBD, ORARI, RAPI, Anggota Pramuka,  Dinas Kesehatan, Beberapa Rumah Sakit dan Puskesmas. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi para pemudik yang melintasi Kota Udang.

Ketua UKM KSR PMI Institut Mahardika, Deswita Jauhari, menegaskan bahwa penempatan personelnya bukan sekadar formalitas. Sebanyak 30 mahasiswa terpilih telah disebar ke berbagai titik strategis.

"Kami telah membagi 30 anggota ke dalam jadwal shift ketat yakni sift pagi dimulai Pukul 07.00 - 15.00 WIB dan Sift sore dimulai Pukul 15.00 - 22.00 WIB yang bertempat di empat titik posko utama, yakni Sunyaragi, Krucuk, GTC, dan Kalijaga. Fokus utama kami adalah menjadi garda terdepan dalam pemberian pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan lalu lintas atau keadaan darurat medis lainnya," ujar Deswita saat ditemui di salah satu posko, Rabu (18/3).

Deswita menambahkan, dedikasi mahasiswa ini merupakan bentuk nyata dari pengabdian masyarakat. Ia berharap kehadiran mereka dapat memberikan dampak signifikan bagi keselamatan pemudik.

"Kami tidak ingin keberadaan kami hanya sekedar pelengkap. Kami ingin berkontribusi nyata dan memastikan kebermanfaatan kami dirasakan oleh semua pihak, baik petugas maupun masyarakat umum," tambahnya.

Pihak UKM KSR  juga memberikan apresiasi tinggi kepada manajemen Institut Mahardika. Dukungan kampus, baik secara materiil maupun non-materiil, dinilai menjadi bahan bakar utama bagi para mahasiswa untuk tetap prima menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan di tengah cuaca yang tidak menentu.

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah lima titik konsentrasi relawan KSR PMI Institut Mahardika di Kota Cirebon:

Posko Sunyaragi ( Lampu Merah Terusan Pemuda )

Posko Krucuk ( Bunderan Depan Gedung Negara )

Posko GTC ( Depan Pasar Gunungsari Trade Centre )

Posko Kalijaga ( Pertigaan Tiga Berlian )

Hingga berita ini diterbitkan, arus lalu lintas di sejumlah titik tersebut terpantau mulai mengalami peningkatan volume kendaraan. Para relawan diimbau untuk tetap menjaga kesehatan selama bertugas demi pelayanan maksimal hingga masa operasi berakhir.

Bergabunglah dengan Institut Mahardika

Jadilah bagian dari institusi pendidikan yang berkomitmen untuk menghasilkan lulusan berkualitas dan berdaya saing global